Short Escape: Liburan ke Gili Trawangan (2D1N)

Ini adalah kali pertama saya jalan-jalan gak pake rencana, tercapek, tapi sekaligus yang paling seru. Kalau saya mau jalan-jalan biasanya sudah direncanakan jauh-jauh hari, setidaknya seminggu, atau dua minggu, bahkan berbulan-bulan sebelumnya. Namun tidak saat liburan ke Gili Trawangan kali ini.

Sudah itu, ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi Gili Trawangan. Idenya muncul dari sahabat saya yang tiba-tiba ingin liburan ke Gili Trawangan.

Begitu diutarakan, saya pun langsung menerima karena waktu itu status penerbangan saya reschedule dan masih bisa bebas memilih waktu kepulangan.

Jadilah berangkat ke Gili Trawangan.

 

Perjalanan menuju Gili Trawangan

Transportasi dari Bali ke Gili Trawangan saat ini gampang banget. Sudah banyak tersedia fast boat dan untungnya ada fasilitas antar-jemput dari tempat kita menginap. Jadi tak usah lagi repot jauh-jauh sendirian ke Pelabuhan Padang Bai.

Ada cukup banyak jam keberangkatan yang bisa kamu pilih, mulai pagi, siang, hingga sore. Tapi bagi yang short trip seperti saya, sarannya untuk mengambil jam keberangkatan yang paling pagi, sekitar pukul 09.00. Pastikan juga ketepatan waktu agar puas jalan-jalannya.

Liburan ke Gili Trawangan
Selamat datang di Gili Trawangan

Walau Gili Trawangan itu kecil — lebih kecil dari Nusa Lembongan dan sangat memungkinkan dijelajahi hanya dalam 2-3 jam saja — tapi setidaknya saran saya kalian harus menghabiskan waktu minimal 3 hari 2 malam disini.

Jangan seperti saya yang menyesal kemudian karena hanya semalam saja. Gak bisa island hopping ke Gili Meno dan Gili Air, gak bisa sunrise, apalagi mau diving huhuhu …

Suasana di dalam Fast Boat Gili Trawangan
Suasana di dalam Fast Boat Gili Trawangan

Fast boat yang saya tumpangi waktu itu terbilang bagus banget, ukurannya besar, teratur dan bersih. Selain itu, kita gak akan kepanasan karena di ruang kabin terdapat AC. Posisi kursi pun dibebaskan untuk memilih duduk dimana.

Namun, selepas dari kebetean saya karena hanya punya waktu sebentar di Gili Trawangan, saya masih tetap bisa menikmati liburan singkat ini. Saya juga bisa membuktikan omongan orang-orang yang pernah ke Gili Trawangan kalau air lautnya itu jernih dengan warna gradasi, plus pantainya yang bersih.

Fast Boat Gili Trawangan
Tiba di Gili Trawangan

Saya langsung merasakannya saat turun dari fast boat yang saya tumpangi. Laut dan pantainya benar-benar cakep dan tidak mengecewakan. Tak terbayang waktu itu punya waktu banyak untuk sekedar snorkeling atau diving. Pasti lebih seru.

Pantai di Gili Trawangan
Pantai di Gili Trawangan

 

Gili Trawangan itu mahal?

Banyak yang bilang kalau Gili Trawangan itu serba mahal semua. Namun, saya bisa membuktikan kalau tidak semuanya mahal. Relatif terjangkaulah.

Misalnya, untuk makan siang di restoran atau di cafe, menurut saya harganya masih standar, bahkan lebih mahal di Bali. Kalau pengen nongkrong, harga-harga di cafe juga masih masuk akal, bahkan lebih murah bila dibanding cafe di Bali.

Tapi saran saya, mending makan di restoran, karena harga Mie Baso pinggir jalan hampir sama dengan makan Nasi Goreng di restoran-restoran di sini. Lantas yang harganya lumayan mahal adalah ketika ingin membeli kebutuhan sehari-hari seprti sabun, shampo atau lotion. Harganya bisa berlipat-lipat dari harga normal.

Meski begitu, jangan khawatir karena Gili Trawangan gak semahal yang orang-orang bilang. Pulau kecil ini pun gak se-eksklusif yang saya bayangkan sebelumnya (bayangan saya Maldives gitu …)

 

Liburan ke Gili Trawangan satu malam ngapain aja?

Kalau ngomongin hal yang bisa dilakukan di Gili Trawangan, tentu ada banyak dan bervariasi. Walau pulau ini terbilang kecil. Mungkin hal-hal berikut bisa kamu lakukan bila hanya punya waktu sedikit.

  1. Bersepeda keliling pulau

    Di pulau ini, kendaraan dengan mesin dilarang. Jadi transportasi yang tersedia di sana hanya sepeda, selain Cidomo atau delman.

    Jadi, berkeliling pulau dengan sepeda adalah suatu hal yang harus dicoba pas liburan ke Gili Trawangan, karena seru banget dan simple meskipun agak capek sedikit, tapi jangan khawatir karena Gili Trawangan bukan pulau yang besar dan jalannya juga sudah cukup memadai.

    Walau begitu, berhati-hati aja kalau sepedahan malam-malam karena kurangnya cahaya lampu dibeberapa tempat/jalan tertentu.

    Bersepeda keliling Gili Trawangan
    Bersepeda keliling Gili Trawangan

    Harga sewa sepeda: Sekitar Rp 50.000/hari dan Rp.20.000/setengah hari (harga 2015)

  2. Breakfast di Kayu Cafe

    Sarapan adalah salah satu hal yang penting sebelum memulai aktifitas. Kalau kamu suka sarapan di luar hotel, kamu bisa coba cafe-cafe seru dipinggiran pantai sepanjang Gili Trawangan ini.

    Salah satu yang harus kamu coba adalah Kayu Cafe. Selain makanannya enak, desain cafenya lucu, kamu juga bisa menikmati sarapan dipinggir pantai dengan pemandangan laut yang biru.

    Kayu Cafe at Gili Trawangan
    Kayu Cafe
  3. Mengunjungi Beach Club

    Mengunjungi beach club ataupun cafe-cafe keren pas sedang liburan tentu bukan hal yang salah.

    Selain menikmati wisata alam, wisata outdoor dan sebagainya, saya juga selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tempat nongkrong yang keren, tapi tidak mengharuskan untuk didatangi.

    Beach Club at Gili Trawangan

    Bersantai di beach club Gili Trawangan
    Saya gak pernah ngerasa salah dengan kebiasaan ini, karena mengunjungi cafe atau beach club juga adalah salah satu hiburan. Mungkin orang ada yang bilang bahwa mengunjungi tempat gini cuma buang uang dan terlihat sama aja dikota atau bahkan dinegara manapun.

    Mengunjungi tempat seperti ini kamu bakal dapat feel-nya sendiri, setiap tempat pasti berbeda fasilitas, beda rasa makanannya, beda pelayanannya dan banyak lagi, itu pengalaman yang ingin saya dapat dari liburan ke tempat-tempat seperti ini.

  4. Swim, Swing and Sunset

    Sejujurnya udah banyak foto di lini Instagram yang ngepost foto disini. Makin banyak bukannya makin gak pengen didatangi, tapi saya makin penasaran apa spesialnya tempat ini.

    Ternyata pas udah kesini saya buktiin sendiri kalau tempat ini keren banget. Mungkin sedikit mirip dengan beberapa cafe di Bali kayak La Plancha.

    Kursi-kursi yang menghadap ke pantai dan menjadi tempat untuk ngelihat sunset. Sea Breeze ini adalah cafe, resto dan bar dari sebuah hotel yang bernama Ombak Sunset, letaknya agak jauh sendiri dari pusat (timur) yaitu di bagian barat pulau.

    Menjelang sunset di Gili Trawangan
    Menjelang sunset di Gili Trawangan

    Ombak Sunset Gili Trawangan
    Disini juga tempat yang paling pas buat lihat sunset, karena merupakan sunset point di Gili Trawangan.

    Kebanyakan dari pengunjung, pas nunggu sunset mereka juga sambil berenang dan main ayunan yang ada di bibir pantai, mungkin ayunan tersebut yang menjadi primadona dari tempat ini. Yang bikin saya seneng dan kaget juga, ternyata harga minuman disini murah banget, mungkin hampir semuanya murah, contohnya saya beli mocktail dan jus empat gelas totalnya cuma Rp 150.000.

    Puspa Siagian di Gili Trawangan

    Ayunan di Ombak Sunset Gili Trawangan

  5. Night Market and Seafood

    Pasar malam di Gili Trawangan cukup dikenal banyak orang, bahkan oleh wisatawan mancanegara. Mungkin buat kalian yang suka liburan ke pulau suka bingung kalau malam-malam ngelakuin hal apa selain diem di Hotel.

    Beda dengan kehidupan malam di pulau ini, bukan cuma klub aja yang seru, tapi pasar malamnya juga harus coba didatangi. Menjelang malam, orang-orang udah sibuk untuk mengincar apa yang mau mereka makan untuk dinner.

    Biasanya, habis sunsetan saya pulang ke Hotel untuk mandi dan istirahat, baru mulai keluar Hotel lagi dan cari restoran untuk dinner.

    Pasar Malam di Gili Trawangan berada di dekat dermaga, gampang banget buat cari tempat ini. Disini banyak ngejual seafood dan makanan khas Indonesia lainnya, harganya juga cukup terjangkau.

    Untuk opsi selain makan malam di Pasar Malam, bisa cobain di restoran-restoran yang berderetan dipinggir pantai. Tapi, ada satu restoran yang eye catching banget waktu saya jalan didepannya, namanya Scallywags Organic Seafood, Bar & Grill. Tempat ini sebenarnya restoran dari Scallywags Resort.

    Untuk menu makan, kita bisa milih sendiri dan langsung nunjuk-nunjuk seafood atau daging yang kita pengen. Harganya bikin kaget banget, dengan tempat yang seformal ini, mereka matok harga super murah. Saya makan ribs yang super besar dan bisa untuk porsi berdua harganya cuma Rp.90.000 dan dapat free salad di buffet.

***

Highlight:

  • Dari Kuta/Sanur ke Pelabuhan Padang Bai sekitar 60-90 menit naik mobil
  • Dari Pelabuhan Padang Bai ke Pelabuhan Gili Trawangan sekitar 2 jam perjalanan naik fast boat
  • Di Gili Trawangan cuma bisa pakai kendaraan Sepeda atau Cidomo (Delman)
  • Untuk penginapan, banyak pilihan mulai dari hotel yang tidak berbintang sampai private villa. Kamu bisa cek aplikasi booking hotel favorit kamu.
  • Harga fast boat Bali ke Gili Trawangan sekitar Rp 600.000 — Rp 700.000 PP (harga April 2015). Biasanya sudah termasuk fasilitas antar jemput ke Padang Bai.
  • Untuk snorkeling dan island hopping ke Gili Air & Meno sekitar Rp 100.000/pax

Selamat berlibur!

Leave a Reply