Merayakan Natal di Kota Ho Chi Minh

Meskipun saya tidak merayakan hari raya Natal, namun suasana Natal di Kota Ho Chi Minh terasa sangat hangat dan ramai. Kembali ke tahun 2013 ketika saya melakukan perjalanan untuk pertukaran pelajar dengan teman saya, Giga ke Ho Chi Minh City, Vietnam, kami ikut merayakan Natal bersama dengan keluarga yang menjadi hostfam kami disana. Nhi Vu dan keluarganya yang ramah dan sangat baik, mengajak kami untuk makan malam pada malam natal dan pada hari natalnya. Sebenarnya tidak begitu banyak tradisi yang dilakukan keluarga Nhi. Mereka biasanya beribadah ke Gereja pada tanggal 24 Desember malam dan makan-makan dengan makanan khas Vietnam serta mengundang saudara-saudaranya untuk makan malam bersama.
Saya sendiri senang banget karena ini pertama kalinya saya merayakan Natal dengan keluarga orang dan dinegeri orang pula. Biasanya saya merayakan Natal dengan keluarga dari Ayah saya karena beberapa ada yang merayakan Natal. Biasanya pada tanggal 25 Desember saya datang kerumah Nenek, karena Nenek saya yang paling dituakan dan saudara-saudara datang ke Bandung kerumah Nenek untuk merayakan Natal bersama. Pun, tradisinya sangat sederhana, kami berkumpul dengan keluarga dan makan-makan. Tapi yang membuat spesialnya, karena saya jarang banget ketemu saudara-saudara dari keluarga Ayah, saya juga banyak yang baru kenal dan berkomunikasi dengan saudara-saudara jauh yang ada diluar Bandung.
Kembali ke HCM, keramaian Natal tidak hanya kami rasakan didalam rumahnya Nhi, persis keluar dari rumah lampu-lampu sudah gemerlap menerangi kehangatan Natal. Disetiap gang sampai jalanan utama, HCM dihiasi oleh ribuan lampu dan dekorasi Natal. Biasanya dekorasi ini akan terus dipasang sampai dengan setelah perayaan tahun baru.
Ini suasana dekorasi persis di depan rumahnya Nhi, semua jalanan bahkan di gang-gang kecil pun dihiasi oleh kelap-kelip lampu Natal. Kami juga tidak hanya meilihat lampu-lampu ini dari sekitaran rumahnya Nhi, namun ketika beberapa hari sebelum Natal saat melakukan perjalanan kesini, terlihat dari kejauhan kelap-kelip lampu disemua penjuru kota HCM dari atas pesawat sebelum kami mendarat, dan itu super keren.
Salah satu dekorasi di depan Gereja yang sangat dekat dengan rumah hostfam kami. Gereja ini bisa ditempuh hanya berjalan kaki dan tidak lebih dari 500 meter dari tempat tinggal kami.
Dan ini dekorasi di salah satu pintu masuk mall di pusat kota HCM. Suasana Natal semarak banget disini mungkin karena sebagian masyarakat Vietnam merayakan hari raya Natal.
Diatas adalah suasana makan malam kami pada malam Natal. Kami makan malam dengan Ayah, teman-teman dan saudaranya Nhi (sayangnya Nhi tidak masuk kedalam foto). Sebenarnya makan malam ini sangat sederhana. Namun terasa sangat hangat karena kita baru bertemu satu sama lain. Yang lebih bikin seru karena cuma Nhi aja yang bisa dan ngerti bahasa inggris, jadi selama makan kami ngobrol-ngobrol agak gak nyambung dan gak ngerti tapi Nhi membantu kami untuk berkomunikasi. Mereka baik-baik banget, mau mencoba mengajak berkomunikasi meskipun mereka tahu mereka gak begitu ngerti. Dari membahas tradisi Natal sampai dengan masalah Laut Cina Selatan dengan bahasa yang seadanya plus bahasa tubuh tapi seru banget! Hehehe.
Setelah selesai makan dirumah, kami diajak pergi lagi untuk mengunjungi saudara Nhi yang lainnya, dan makan lagi. Wah saya bersyukur banget hari itu bisa makan dan mencoba banyak makanan khas Vietnam. Saudara Nhi yang kami datangi ini lucu banget, dia juga sama-sama gak ngerti berkomunikasi dengan kami tapi dia berusaha banget sampai pakai google translate untuk nanya-nanya ke kami. Yang membuat tambah ramai dan seru, saudara Nhi ini menggelar karaokean didepan rumahnya dia, lebih tepatnya didepan rumah orang-orang juga. Disana saya disuruh nyanyi-nyanyi, gak pakai malu, saya juga langsung mau pas disuruh nyanyi haha.
Saya banyak bersyukur pada hari itu, meskipun saya beragama muslim, tapi saya bisa ikut bersenang-senang dan ikut merayakan dihari besar mereka. Banyak mengerti dengan hal-hal baru, banyak mencoba makanan baru dan enak-enak, juga banyak bertemu dan berkomunikasi dengan orang-orang yang baru saya temui, meskipun kami menggunakan bahasa yang seadanya.
Terima kasih banyak untuk Nhi terutama, dan keluarganya. Sudah mengajak saya dan Giga untuk mengenal semua hal yang baru dan merasakan pengalaman baru di awal minggu kami datang ke Kota Ho Chi Minh plus pengalaman merayakan hari raya Natal yang lebih seru.

Related Posts

Leave a Reply