4 Hal Yang Harus Dilakukan di Surabaya Untuk Pemula

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan kalau berkunjung ke Surabaya. Ini adalah pertama kalinya saya datang ke Kota terbesar kedua setelah Jakarta ini. First impressnya sangat baik, bersih, teratur (dijalan utamanya), banyak tanaman dan taman-taman bagus terus banyak mallnya hehe.

Kuliner

Pertama yang saya lakuin pas mengunjungi Kota ini, saya makan di “Nasi Cumi”. Gosipnya tempat makan ini terkenal banget dan sangat enak. Letaknya ada disebelah pusat perbelanjaan Atum, bukanya 24 jam (tapi berhubung saya kesana pas bulan puasa, jadi bukanya jam 4 sore sampai menjelang sahur). Posisinya ada ditrotoar Jalan Waspada, saya saranin untuk datang kesini sebelum buka puasa karna penuh banget dan susah parkir.

yang saya pesan ini Nasi Cumi Biasa, harganya Rp13.000, kalau Nasi Campur Rp.18.000 dan untuk Nasi Komplit Rp.23.000. Kekurangannya kalau menurut saya porsinya sedikit haha tapi rasanya enak kok, wajib dicoba 🙂
Kedua, untuk wisata kuliner lainnya kalian juga bisa mencoba Rawon yang paling mainstream di Surabaya, yaitu Rawon Setan. Lokasinya persis di depan Hotel J.W Marriot atau didepan Tunjungan Plaza. Resto ini selalu penuh banget, pengunjungnya juga macem-macem dari artis, pejabat dan lain-lain.
Harga untuk seporsi Rawon Campurnya Rp.25.000-Rp.30.000

Foto – foto di Jalan Coklat

Ketiga, (untuk kalian yang baru pertama kali ke Surabaya) bisa pergi ke Jalan Coklat. Disana ada Klenteng Hok Ang Kiong/Hok Ang Kiong Temple (tempat ibadah kepercayaan Tionghoa), klenteng ini cukup dikenal banyak orang dan merupakan Klenteng tertua di Surabaya. Rata-rata pengunjungnya adalah turis, tapi sayang banget saya gak sempet masuk kedalamnya.
Dijalan Coklat ini juga kalian bisa menemukan bangunan-bangunan tua atau yang bisa disebut “The Old District”nya Surabaya. Saya nyempetin buat foto-foto, excited banget karna banyak bangunan kuno yang keren-keren. Nggak sedikit juga saya menemukan orang yang lagi foto Pre-wedding atau foto buku tahunan di sekitar jalan ini (sampai didekat Jembatan Merah).

Belajar di House of Sampoerna

Hal lain yang bisa kalian lakukan adalah mengunjungi House Of Sampoerna. HOS itu adalah sebuah museum rokok, ada juga art gallery, cafe bahkan ada pabrik pembuatan rokoknya. Pabrik tersebut masih aktif sampai sekarang, saya waktu kesana datangnya sore-sore dan hari minggu jadi gak bisa lihat pembuatan langsung rokoknya. Pabrik rokok ini buka dari jam 6 pagi sampai jam 1 siang, dari hari senin sampai jumat. Di museum ini, kita bisa lihat perkembangan produksi rokok asli Indonesia yang diekspor, contohnya ke Australia, Belanda dan Korea. Lalu kalian juga bisa lihat tatanan keluarga pembuat/pemilik Sampoerna ini dan bisa lihat juga bagaimana cara produksinya (dari bungkus rokok, pemilihan cengkeh sampai jadi rokok yang siap masuk ke pasaran).
The Cafe, House of Sampoerna
City Sightseeing Surabaya merupakan bus yang beroperasi hanya dari House Of Sampoerna ketempat-tempat bersejarah di Surabaya seperti ke Klenteng Hok Ang Kiong, Tugu Pahlawan, Balai Pemuda sampai The Old District yang tadi saya ceritakan diatas.
Biaya masuk museum : gratis.
Biaya naik bus : gratis.
Hari Senin tutup (Museum dan sightseeing bus)
Museum : buka hari Selasa-Jumat dan Sabtu-Minggu pukul 11.00-22.00
Sightseeing Bus : beroperasi pada Selasa-Jumat dan Sabtu-Minggu pukul 09.00, 13.00 dan 15.00

Taman Sampoerna 6, Surabaya, Jawa Timur.

Menemukan Sejarah di Monumen Kapal Selam

Terakhir, kalo kalian suka perjalanan yang berbau sejarah bisa mengunjungi Monumen Kapal Selam. Disana ada Kapal Selam beneran milik Indonesia, tapi tentu aja sudah tidak beroperasi lagi. Kapal Selam ini akhirnya dijadiin Monumen dan Museum pada tahun 1998an.
Jalan Pemuda (Embong Kaliasin, Genteng), Surabaya, Jawa Timur.
Related stories :
Selamat berlibur!

Related Posts

Leave a Reply