Surga Tersembunyi di Nusa Lembongan Bali

Tidak bisa dipungkiri jika pantai selalu menjadi destinasi favorit dalam berlibur. Kalau saya punya umur ratusan tahun, pasti saya akan mengelilingi semua pulau-pulau yang ada di Indonesia dan menikmati setiap detiknya. Gradasi air laut, luasnya pasir di pantai dan deburan suara ombak yang selalu bikin nyaman buat semua orang yang duduk manis menikmatinya.

Untuk kali ini, diawal tahun 2014 saya dan teman-teman berkesempatan untuk mengunjungi Nusa Lembongan dan pastinya kita menemukan harta karun dari Tuhan, yaitu pantai-pantai dan pemandangan hijau yang keren banget!

Nusa Lembongan adalah sebuah pulau kecil di Bali, disana terdapat pemandangan laut lepas yang biru, pantai yang eksotis dan kaya akan budidaya rumput lautnya. Untuk menuju kesini, kamu bisa nyebrang dari Pantai Sanur atau Pelabuhan Benoa dan berhenti di Mushroom Beach atau Jungut Batu (tergantung penginapan).

Song Lambung Beach

Saya sendiri nyebrang dari Pantai Sanur menuju Jungut Batu. Perjalanan ke Nusa Lembongan ini (pakai fast boat) memakan waktu sekitar 25-30 menit aja, dan untuk harga tiket PP (per Januari 2014) adalah Rp. 130.000.

Pantai Song Lambung merupakan pelabuhan untuk masuk ke Desa Jungut Batu. Dipinggir pantai ini banyak restoran, tempat penyewaan motor, warung dan tourist information yang akan memudahkan pengunjung selama berkunjung ke Nusa Lembongan.
Untuk informasi, di Nusa Lembongan hanya ada satu-satunya ATM yaitu BRI. Dan ATM ini pun kadang-kadang tidak ada isi uangnya karena harus diambil bolak-balik dari Denpasar. Agar lebih nyaman, mendingan bawa uang tunai secukupnya. Btw, pas saya mau ambil uang di ATM, uangnya pas banget lagi kosong, terus dibelakang saya ada antrean, dia turis dari Australia yang baru datang dan gak bawa uang tunai sama sekali……..

Exploring the island by motorbike
Dijalanan kita dapat melihat penangkaran atau budidaya rumput laut. Kalau air lautnya lagi surut, rumput lautnya akan terlihat lebih banyak dan kita bisa lihat dengan jelas dari permukaan air.

The Dream Beach, Lembongan Village
Kalau kamu mau ke Pantai Dream ini, kamu harus masuk melalui Dream Beach Hotel, karena tidak ada akses lain menuju kesana selain dari hotel tersebut. Hotel ini dibuka untuk umum, kalau kita mau ngelewat aja gak apa-apa alias gratis. Kalau pun sekedar mau berenang di kolam renang hotel, kamu bisa bayar sekitar Rp.50.000/orang.
Pantainya masih sepi, pasirnya sangat putih dan airnya jernih banget. Rata-rata yang datang kesini adalah pengunjung dari Hotel Dream Beach yang kebanyakan turis asing.

The Dream Beach, Lembongan Village
Ini adalah salah satu tempat yang bisa kamu datengin juga saat di Nusa Lembongan, namanya Devil’s Tear, letaknya tidak jauh dari Dream Beach.
Selain mengunjungi pantai-pantai yang cantik, kamu juga bisa mengunjungi Panorama Point. Dari titik ini, kamu bisa lihat Lembongan village dan Jungut Batu dari ketinggian karena posisinya ada di atas bukit, tempat ini juga kayaknya tempat paling tinggi di Nusa Lembongan, deh. Disini juga ada Panorama Bar & Restaurant, restoran yang punya pemandangan indah di ketinggian Nusa Lembongan.
Pulau Lembongan ini dapat dijelajahi kurang lebih 3 jam bila menggunakan sepeda motor. Pulau ini memang kecil sampai-sampai masyarakat satu pulaunya saling kenal. Btw, Nusa Lembongan sangat aman (kadang-kadang ada 2-3 orang polisi yang patroli), pulau ini juga gak pernah punya cerita yang buruk.
  • Kamu juga bisa mengunjungi Mangrove Forest (mengelilingi hutan bakau pakai perahu kayu), bisa juga diving atau snorkeling di Mangrove Point.
  • Berenang dan main watersport seperti banana boat di Mushroom Beach.
  • Untuk menutup sore hari, kalian bisa pergi ke Sunset Beach, disana terdapat banyak beach club dan cafe yang nyaman dengan viewnya yang langsung ke laut. Cafe recommendation: Sandy Bay Beach Club
  • Hotel di Nusa Lembongan bervariasi. Hotel untuk backpacker kurang lebih Rp.100.000/kamar (tidak menggunakan AC), minimal 2 orang. Hotel recommendation: Wahyu Homestay di Jungut Batu, homestay murah dengan kolam renang.
  • Rental motor perhari sekitar Rp.50.000 – Rp.100.000, kadang belum termasuk bensinnya, harga bensin disana sekitar Rp. 14.000 perbotolnya.
  • Harga untuk makan juga bervariasi, mulai dari Rp.10.000, untuk mie instant, sampai Rp.35.000, untuk sepiring nasi goreng. Restaurant recommendation: Made’s Warung, seafoodnya enak!
Saya sempat berbincang dengan salah satu penduduk lokal, “Dulu Nusa Lembongan sama sekali bukan apa-apa terlebih tempat wisata. Nusa Lembongan hari ini adalah mata pencaharian bagi saya, meskipun saya tidak pernah jalan-jalan keluar pulau, tapi saya sangat menikmati pulau ini karena saya lahir disini. Dan meskipun sekarang banyak rumput laut yang gak tumbuh lagi dilaut karena terkontaminasi dengan bahan bakar kapal, tapi saya seneng kalau adik-adik bisa main kesini”.
Related stories :

Related Posts

Leave a Reply