Top 10 Places in Ho Chi Minh City

Sambil ngerjain projek di Ho Chi Minh (HCM), pas waktu luang atau lagi libur, saya dan Giga selalu nyempetin jalan-jalan. Jalan kaki muter-muter di sekitar distrik deket rumah atau mengunjungi tempat-tempat bersejarah. Jadi selamaa hampir 2 bulan di HCM, kami sudah merencanakan untuk jalan-jalan ke semua landmark yang ada dikota ini, tentu dengan bantuan Lonely Planet :-P.

1. Benh Thanh Market

Pasar ini menjadi pusat kota dan landmark paling terkenal di HCM karena letaknya yang strategis dan berada di dekat Terminal Bus (Benh Thanh menjadi patokan semua Bus di kota HCM).

Benh Thanh sebenarnya adalah Pasar Tradisional, tapi sangat lengkap. Didalamnya menjual sayuran, buah-buahan, oleh-oleh, pakaian, kosmetik, parfum sampai ada tempat makannya. Pokoknya lengkap banget, apalagi untuk cari oleh-oleh khas Vietnam, disini tempatnya dan harganya juga terjangkau.

Benh Thanh termasuk bangunan bersejarah yang ada di kota ini, terlihat dari bentuk bangunannya yang memang sudah berumur ratusan tahun. Pasar ini tutup sekitar jam 6 sore dan dilanjut dengan pasar malamnya  yang berada diluar disekeliling Pasar, barangnya hampir sama dengan pasar siang dan banyak tenda-tenda penjual makanan.
Kalau kalian sering lihat di Youtube tentang kekacauan lalu lintas di HCM yang parah banget, tempatnya itu ada didepan Pasar ini, biasanya yang kacau banget di bunderan Benh Thanh pas sore-sore. Saya dan Giga sering banget nongkrong sore-sore di Taman sebrang Benh Thanh, sambil nontonin orang-orang lagi main bola, olahraga atau nontonin pertunjukkan lalu lintas kota yang chaos banget, LOL!

2. Bitexco Financial Tower (Strata cafe)

Bitexco menjadi bangunan paling tinggi di HCM, didalam gedung ini banyak perkantoran, ada toko-toko untuk belanja juga, ada food court dan yang paling terkenal adalah Strata cafe yang terletak di lantai 50. Jadi kita bisa merasakan sensasi makan atau sekedar ngopi diketinggian gedung ini.

Saya juga bisa lihat Saigon River dari tempat ini dan penjuru-penjuru kota HCM lainnya. Untuk makan, disini ada buffet atau kalau cuma mau ngopi aja harga Cappuccino atau Ice Chocolatenya juga gak terlalu mahal, sekitar VND80.000 atau sekitar Rp.40.000 saja, sebanding dengan pemandangan yang didapatkan.

3. Saigon Opera House (Municipal Theatre)

Bangunan Opera House ini juga termasuk bangunan bersejarah di HCM, kira-kira dibangun sekitar tahun 1897, mempunyai 800 kursi untuk menonton Teater didalamnya.

Letaknya dekat dengan Parkson Mall dan bersebelahan dengan Hotel Continental. Sayangnya saya gak masuk ke dalam bangunan ini karena datang terlalu malam dan memang sedang tidak ada acara, jadi cuma bisa menikmatinya dari luar.

4. Continental Hotel

Saya suka banget dengan bangunan Hotel ini, meskipun saya gak masuk kedalamnya tapi dari luar aja keren banget.

Didepannya ada cafe-cafe kecil gitu yang menghadap ke jalanan, persis kaya suasana di kota Paris (dari film-film yang suka saya tonton). Dibangun pada tahun 1880an, oleh arsitek asal Perancis dan sampai sekarang arsitektur atau bangunannya belum dirubah.

5. People’s Committee Hall & Statue of Ho Chi Minh

Jalan sedikit dari Hotel Continental, kalian bisa menemukan Patung Ho Chi Minh yang terletak didepan People’s Committee Hall, dan tepat berada disebelah Rex Hotel. Taman yang ada didekat Patung ini cocok banget untuk menikmati kota pada sore hari, gak terlalu padat seperti di daerah Benh Thanh, kita juga bisa lihat suasana dan sentuhan arsitektur Eropa di distrik ini.

Kantor komite pusat ini tidak dibuka untuk umum, jadi saya gak pernah tau dalamnya kayak apa dan fungsinya untuk apa (tapi setelah saya baca-baca, katanya turis bisa masuk kesini dengan syarat harus mengajukkan surat terlebih dulu, gak terlalu ngerti maksudnya apa dan ribet banget pastinya), yang pasti setiap saya lewat bangunan ini selalu ada Polisi atau penjaganya.

Bangunan ini juga dibangun oleh orang-orang Perancis, bagus banget kalau foto-foto disini pas malam. Didaerah Patung Ho Chi Minh ini meriah banget kalau lagi Tet (Tet merupakan perayaan tahun baru di Vietnam), jadi dari daerah Opera House sampai kedaerah Benh Thanh banyak hiasan bunga dan lampu-lampu, pokoknya keren kalau ke Vietnam pas lagi Tet, sayangnya beberapa hari sebelum Tet, saya udah pulang.

6. Notre Dame

Gereja Katedral ini masih dibuka sampai sekarang. Untuk turis yang hanya ingin melihat-lihat saja ada waktu-waktu tertentu untuk masuk ke bangunan ini.

Kebetulan pas saya dibolehin masuk ke dalam sini, lagi ada acara gitu, saya gak ngerti acara apa. Tapi suasananya tenang banget, saya cuma sebentar masuk kedalam Gereja ini, karena takut mengganggu orang yang lagi beribadah.
Karena masih peninggalan Perancis, nama dan arsitektur bangunannya juga masih berbau Perancis. Notre Dame terletak didepan Diamond Plaza (Mall) dan berhadapan langsung dengan Central Post Office. Hampir setiap minggu, setiap saya lewat ke Notre Dame banyak banget calon-calon pengantin yang foto pre-wedd didepan bangunan ini, lengkap dengan gaun nikah ditengah terik panasnya kota dan dikelilingi oleh turis-turis yang ingin foto-foto juga haha.

7. Central Post Office

Dibangun pada tahun 1886 dengan gaya arsitektur Eropa. Dalamnya bagus banget, selain masih aktif dijadikan Kantor Pos, didalamnya juga ada Toko souvenir lengkap khas Vietnam.

Dan saya suka banget banget banget tempat ini, karena saya bisa dapet postcard yang banyak, murah dan bermacam-macam bentuknya, soalnya saya adalah salah satu kolektor postcard. Harga postcard-nya juga murah, mulai dari Rp.1.500 sampai Rp.5000, saya juga sempet ngirimin postcard untuk keluarga di Bandung, tapi sayang postcard-nya sampai pas saya udah nyampe Bandung haha.

Didepan Kantor Pos ini juga ada jasa city tour dengan menggunakan Motor Vespa, biasanya banyak turis dari Amerika yang mencoba tur ini. Saya lupa harganya, tapi gak terlalu mahal kayanya sekitar VND300.000. Harus coba!

8. War Remnants Museum

Tanpa disadari, saya belajar banyak tentang negara ini, termasuk sejarahnya. Salah satunya, kami mengunjungi sebuah Museum yang sangat bersejarah bagi masyarakat Vietnam, yaitu War Remnants Museum.

Museum ini menjadi saksi bisu kekejaman perang Vietnam melawan Amerika Serikat. Saya mendalami satu persatu isi dari Museum ini, banyak pro dan kontra dari negara-negara di dunia tentang perang ini. Setelah saya mengetahui banyak tentang tulisan sejarah perang Vietnam ini, saya naik ke lantai atas, disana terdapat sebuah ruangan yang berisi gambar dan peninggalan para korban sekaligus foto-foto yang terkena dampak dari efek kimia. 
Efek kimia (agent orange), yang diserangkan oleh Amerika Serikat pada masa perang tahun 1957 ini mengakibatkan kecacatan fisik pada masyarakat Vietnam sampai 3 generasi, atau dapat dibilang sampai detik ini pun masih banyak masyarakat Vietnam yang terkena dampak dari efek kimia tersebut. Banyak turis yang tersentuh saat melihat foto-foto dari efek perang tersebut, bahkan saya melihat sendiri turis asal Jepang yang nangis ketika melihat foto-foto anak kecil yang harus cacat karena efek kimia pada masa Perang di Vietnam itu.

Kenapa tadi saya bisa bilang kalau dampak kimia pada jaman perang masih ada sampai detik ini? Karena saya sering lihat mereka dijalanan sedang meminta-minta sembari memakai tongkat dengan kaki yang tidak sempurna.
Harga tiket masuk : VND15.000.

9. Cu Chi Tunnels

Masih ngomongin tentang sejarah Vietnam, tempat yang satu ini juga pasti jadi tempat yang sangat penting. Kira-kira satu jam 30 menit saya duduk di Bus Pariwisata yang berangkat dari Pham Ngu Lao. Cu Chi Tunnels adalah terowongan panjang, yang pada masa perang Vietnam digunakan untuk berlindung dari tentara AS. Terowongan bawah tanah ini pun menjadi tempat tinggal bagi ribuan masyarakat dan tentara Vietnam pada waktu itu.

Nah, Cu Chi ini terkenal dengan trap yang dibuat oleh orang-orang Vietnam, yang fungsinya untuk mengecoh atau melumpuhkan lawan pada masa perang. Trap ini ada berbagai tipe dan bentuk, saya ngeri sih liatnya, gak bisa bayangin sakitnya kayak apa dan otomatis bisa langsung mati kalau kena trap tersebut.

Cu Chi Tunnels menjadi tempat yang paling bersejarah bagi perang Vietnam. Saya sebenernya masih gak tau siapa yang menang dalam perang ini, waktu saya ikut tur kesini, tour guide saya bilang kalau Vietnam yang menang karna AS capek dengan perang ini (AS terkena serangan psikologi), kenapa? Soalnya orang Vietnam pintar dengan trap-trap yang mereka buat, jadi strategi yang dibuat Vietnam itu indirect dan mengecoh, bukan secara langsung seperti AS.

Tapi pas saya nonton Film Rambo, dalam cerita itu kayanya AS yang menang, jadi saya gak tau sebenernya siapa yang menang dan kalah, toh kalau perang balik lagi ke pandangan setiap negaranya. Yang penting saya kesini dapat ilmu banyak dan bisa merasakan langsung ada didalam terowongan yang bersejarah itu, meskipun saya gak menyusuri terowongannya sampai habis, soalnya Giga takut masuk kedalamnya :-(.

10. Reunification Palace

Satu lagi landmark yang gak bisa dilupakan dalam sejarah Perang Vietnam yaitu Reunification.

Tempat ini menjadi rumah sekaligus tempat kerja untuk sang Presiden Vietnam Selatan selama perang berlangsung. Didalam bangunan ini, ada banyak tempat penting, misalnya kamar Presiden, ruang pertemuan, ruang bawah tanah, ruang kerja sampai ada Helipad di atas bangunannya.

Kalau kalian pengen mengelilingi halaman Reunification ini saya saranin untuk naik shuttle car, karena selain panas, jaraknya juga jauh soalnya tempat ini luas banget.

Selamat berlibur!

Related Posts

Leave a Reply